TONTON LANGSUNG LAGA FINAL DAN SERAHKAN TROFI, SYUKRI GUMAY APRESIASI PELAKSANAAN SUNGAI SAMAK CUP 2

Syukri Gumay saat menyerahkan trofi dan hadiah
kepada juara kedua. SatamExpose.com/Aldhie

BADAU, SATAMEXPOSE.COM – Anggota DPRD Kabupaten Belitung Syukri Gumay melihat langsung laga final turnamen bola voli antar desa se-Bangka Belitung open Sungai Samak Cup 2, Rabu (9/10/2019) malam.

Dalam laga puncak yang mempertemukan tim Sungai Samak 1 versus Dukong, ribuan penonton menyaksikan penampilan dua pemain asal Jawa Tengah yang memperkuat tim tuan rumah.

Politisi Partai Demokrat ini mengapresiasi terselenggaranya turnamen voli yang bisa menarik minat masyarakat untuk menonton dengan sangat antusias. Menurutnya event tersebut harus digelar setiap tahun.

“Saya sangat mengapresiasi panitia, penontonnya sangat luar biasa. Bahkan masyarakat yang datang bukan hanya yang timnya berlaga, tapi karena mereka ingin melihat penampilan pemain,” sebut Gumay kepada SatamExpose.com.

Ia menambahkan, turnamen tersebut juga bisa sebagai pembinaan untuk memunculkan bakat-bakat muda Belitung dalam dunia voli. Sistem semi open yang digunakan panitia juga perlu dicontoh oleh penyelenggara lain.

“Sistemnya open tapi dibatasi pemain dari luarnya. Jadi pemain-pemain lokal bisa melihat gaya main pemain yang sudah jadi. Talenta Belitung bisa belajar langsung dengan bermain bersama pemain bagus,” papar Gumay.

Pria yang diakhir laga menyerahkan piala bagi juara kedua putra ini berharap desa-desa lain juga menyelenggarakan event serupa sebagai pembinaan atlet-atlet Belitung kedepan.

Camat Badau Sastra Yuni Ardi saat
serahkan piala bergilir. SatamExpose.com/Aldhie


Hal senada juga dilontarkan Camat Badau Sastra Yuni Ardi, S.STP, M.A.P. Ia mengapresiasi penyelenggara atas kelancaran event tingkat provinsi ini. Menurutnya, event seperti ini juga sebagai bentuk pembangunan SDM yang dicanangkan kepala daerah.

“Kedepannya desa-desa di Kecamatan Badau dan di Belitung pada umumnya bisa melaksanakan event yang sama seperti ini. Ini sebagai salah satu bentuk membangun Belitung,” kata Sastra kepada SatamExpose.com.

Sastra juga mengatakan event seperti ini bisa menjadi ajang silaturahmi antar warga desa yang satu dengan yang lainnya. Selain itu juga menumbuhkembangkan budaya sportivitas bagi para pemuda di Belitung.

“Event ini bisa juga menggalang sportivitas pemuda dengan maju membangun daerah melalui olahraga,” tandas Sastra. (als)